Sistem Baterai LiFePO4 Tegangan Tinggi 358,4V 100kWh
produk bentukPRODUK
| Model | 51.2V280AH-EP | 51.2V100AH-EP |
| Tegangan Nominal | 51,2V | 51,2V |
| Kapasitas Nominal | 280AH | 100AH |
| Dimensi cetakan (mm) | 483*245*792mm | 440*442*133mm |
| Berat (kg) | 114 kg | 49 kg |
| SPESIFIKASI | PARAMETER | PARAMETER |
| Tegangan Nominal (V) | 51.2 | 51.2 |
| Kapasitas Nominal (Wh) | 14336 | 5.12 |
| Tegangan Pelepasan (V) | 44.8 | 44.8 |
| Tegangan Pengisian (V) | 56,8 | 56,8 |
| Rekomendasi Arus Pengisian/Pengosongan (A) | 100 | 80 |
| Arus Pengisian/Pengosongan Maksimum (A) | 200 | 100 |
| Komunikasi | RS485/RS232/CAN | RS485/RS232/CAN |
| Suhu Kerja | 0℃~50℃Mengenakan biaya | 0℃~50℃Mengenakan biaya |
| -10℃~50℃Pembuangan | -10℃~50℃Pembuangan | |
| Kisaran Suhu Transportasi atau Penyimpanan | -20℃~60℃ | -20℃~60℃ |
| Sertifikasi | CE/IEC/UL/UN38.3/MSDS | CE/IEC/UL/UN38.3/MSDS |
| Desain Kehidupan | 15 tahun ke atas | 15 tahun ke atas |
| Siklus Hidup | (0,5C/0,5C-80%DOD)>6000 kali | (0,5C/0,5C-80%DOD)>6000 kali |
| Fungsi Paralel | Mendukung 15 unit secara paralel. | Mendukung 15 unit secara paralel. |
| Sertifikasi | UN38.3/MSDS/ROHS | UN38.3/MSDS/ROHS |
produkKETERANGANPRODUK
1. Apa perbedaan antara baterai lithium-ion dan baterai biasa?
Baterai lithium memiliki konstruksi sel primer. Ini berarti baterai ini hanya dapat digunakan sekali—atau tidak dapat diisi ulang. Sebaliknya, baterai ion memiliki konstruksi sel sekunder. Ini berarti baterai ion dapat diisi ulang dan digunakan berulang kali.
2. Apa itu baterai lithium-ion dan bagaimana cara kerjanya?
Anoda dan katoda menyimpan litium. Elektrolit membawa ion litium bermuatan positif dari anoda ke katoda dan sebaliknya melalui pemisah. Pergerakan ion litium menciptakan elektron bebas di anoda yang menghasilkan muatan pada kolektor arus positif.
3. Untuk apa baterai lithium-ion digunakan?
Baterai lithium-ion saat ini digunakan di sebagian besar perangkat elektronik konsumen portabel seperti telepon seluler dan laptop karena energi per satuan massanya yang tinggi dibandingkan dengan sistem penyimpanan energi listrik lainnya.
4. Apa saja kelemahan baterai lithium?
Terlepas dari keunggulannya secara keseluruhan, baterai lithium-ion memiliki beberapa kekurangan. Baterai ini rapuh dan membutuhkan sirkuit pelindung untuk menjaga pengoperasian yang aman. Terpasang di setiap paket, sirkuit pelindung membatasi tegangan puncak setiap sel selama pengisian daya dan mencegah tegangan sel turun terlalu rendah saat pengosongan daya.
5. Sebutkan 3 kegunaan penting lithium?
Penggunaan lithium yang paling penting adalah pada baterai isi ulang untuk telepon seluler, laptop, kamera digital, dan kendaraan listrik. Lithium juga digunakan dalam beberapa baterai sekali pakai untuk perangkat seperti alat pacu jantung, mainan, dan jam.
6. Dapatkah baterai lithium-ion diisi ulang?
Di sisi lain, baterai lithium-ion dapat diisi ulang. Kita menyebut jenis sel ini sebagai sel sekunder. Ini berarti bahwa ion lithium dapat bergerak dalam dua arah: dari anoda ke katoda saat pengosongan dan dari katoda ke anoda saat pengisian ulang.
